Brief: Butuh jawaban cepat tentang penggunaan praktis? Video ini menyoroti hal-hal penting. Saksikan saat kami mendemonstrasikan blok terminal pemutusan pengujian Phoenix Contact 3070121 UT 6-T-HV P/P, yang memperlihatkan sekrup soket pengujiannya untuk memudahkan pemasangan steker uji, pemasangan pada rel pemasangan standar, dan pengoperasian yang aman dalam kondisi tegangan tinggi.
Related Product Features:
Uji blok terminal pelepasan dengan sekrup soket uji untuk memudahkan pemasangan colokan uji.
Dinilai untuk aplikasi tegangan tinggi dengan tegangan nominal 1000 V dan arus nominal 41 A.
Dilengkapi metode sambungan sekrup untuk kontak listrik yang aman dan andal.
Mendukung berbagai penampang konduktor dari 0,2 mm² hingga 10 mm² dengan penampang nominal 6 mm².
Dirancang agar mudah dipasang pada rel standar NS 35/7.5, NS 35/15, dan NS 32.
Memberikan pengoperasian yang aman dengan tegangan lebih kategori III dan tegangan lonjakan pengenal 8 kV.
Kode warna abu-abu untuk memudahkan identifikasi pada panel dan sistem listrik.
Dilengkapi slide pemutus dengan torsi pengencangan yang ditentukan sebesar M3 0,6 ... 0,8 Nm untuk pengoperasian yang aman.
FAQ:
Berapa rating tegangan dan arus nominal blok terminal P/P UT 6-T-HV?
Blok terminal pemutus uji Phoenix Contact 3070121 UT 6-T-HV P/P memiliki voltase nominaltage 1000 V dan nilai arus nominal 41 A.
Penampang konduktor apa yang kompatibel dengan blok terminal ini?
Blok terminal ini mendukung berbagai penampang konduktor dari 0,2 mm² hingga 10 mm², dengan penampang nominal 6 mm².
Bagaimana blok terminal pemutusan uji ini dipasang pada sistem kelistrikan?
Blok terminal dirancang agar mudah dipasang pada rel standar termasuk tipe NS 35/7.5, NS 35/15, dan NS 32, sehingga serbaguna untuk berbagai konfigurasi panel.
Fitur keselamatan apa yang ditawarkan blok terminal ini untuk aplikasi tegangan tinggi?
Ini memiliki perlindungan tegangan lebih kategori III, tingkat polusi 3, dan tegangan lonjakan terukur 8 kV, memastikan pengoperasian yang aman di lingkungan kelistrikan yang menuntut.